Thursday, August 29, 2013

C.I.A.

CIA yg ane maksud bukanlah Central Intelegence Agency, agen rahasia milik negeri Paman Sam, yg kalo di pilem2 penuh dengan aksi dan tembak2an. Bukan itu sodara2, melainkan “Calo In Airport”. Istilah ini bukan dari ane, melainkan dari sohib ane Sekuriti Bandara yg sering mergokin CIA beroperasi di Terminal Bandara mencari mangsa.

CIA bisa dari mana saja, bisa dari oknum pegawai Bandara, atawa orang yg kerja di Bandara, oknum dari Maskapai Penerbangan, atau malah bisa jadi profesional murni. CIA merupakan salah satu kegiatan yg merugikan calon penumpang dan juga maskapai penerbangan yg paling susah diberantas. Dari tahun ke tahun, masalah CIA selalu ada, apalagi pada saat peak season dimana pengguna jasa penerbangan meningkat tajam. Disitulah CIA memanfaatkan situasi.

Makannya, hati2 kalo mau berangkat pake pesawat apalagi belum punya tiket. Kalo ada orang yg ramah dan berpenampilan rapi menawarkan tiket, mending gak usah. Karna dia adalah CIA yg sedang mencari korban. Kalo mau beli tiket yg di Agen Perjalanan atau ke Loket Penjualan Tiket milik Maskapai Penerbangan yg ada di Bandara.

Kita musti hati2 kawan, modus awalnya adalah minta KTP kita. Kalo kita udah sempat kasih kita punya KTP, berarti kita sudah kena jeratnya. Berlagak sulit mencari tiket, KTP kita ditahan-tahan, sampe last minute. Begitu waktu keberangkatan udah mepet, CIA datang dengan tiket yg harganya selangit. Dan lebih parahnya, terkadang nama yg tercantum di tiket bukan nama kita. Namanya udah terpaksa, mau gak mau tiket kita bayar juga.

CIA tuh bukannya gak bisa diberantas, tapi emang susah. Terkadang yg menjadi CIA (seperti yg ane tulis diatas) adalah orang dalam sendiri, atau bisa jadi orang luar namun dibekingi oleh orang dalam. Butuh kesadaran (tidak hanya) dari calon penumpang saja, namun juga semua yg bekerja di Bandara, termasuk pegawai Bandara maupun Karyawan Maskapai Penerbangan dan pihak2 lain yg bekerja dan beraktivitas di Bandara.

Sekali lagi, hati2 terhadap CIA, jangan sampai ente beli tiket dengan harga yg tidak seharusnya. Cari alternatif penerbangan lain, hubungi Agen Perjalanan atau Maskapai Penerbangan untuk mendapatkan tiket dengan harga yg pantas, bukan harga yg menguras kocek.

No comments:

Post a Comment

Pendaratan Pertama di Pulau Bintan

Mencoba mengenang kembali kisah dua puluh tahun yang lalu, saat dimana ane dan seorang teman berangkat meninggalkan Jakarta menuju ke Pulau ...