Wednesday, June 10, 2015

Kunjungan Airnav Distrik Batam ke Tanjungpinang

Kalo beberapa waktu yang lalu, temen2 ATC Batam berkunjung ke Tanjungpinang (Ngumpul2 ATC Tanjungpinang dan Batam), hari Selasa tanggal 9 Juni 2015 temen2 dari Airnav Distrik Batam berkunjung ke Tanjungpinang. Misinya adalah silaturrahmi, cari keringet (tanding futsal), trus Job Visit ke Distrik Tanjungpinang. Momennya pas banget, bersilaturrahmi (bahasa gaulnya ‘gathering’) menyambut datangnya bulan suci Romadhon yang sudah menunggu hari.

Airnav BTH datang dengan  kekuatan lebih kurang 20 personil (hampir separuh Distrik dateng semua) termasuk adik-adik ATC OJT yang sedang praktek di Tower Batam. Kapal yang membawa rombongan tiba di Pelabuhan Tanjungpinang sekitar pukul 18.00 wib dan dijemput oleh Panitia Kegiatan. Sholat Maghrib dulu di Masjid Raya, dan dilanjutkan dengan makan malam dan ramah tamah.

Setelah makan malam, rombongan dibawa menuju ke Lapangan Futsal untuk selanjutnya bertanding Futsal. Acara dibuka secara seremonial oleh Pak DM Airnav Tanjungpinang, dilanjutkan dengan pertukaran cinderamata dan pembacaan doa. Pertandingan Futsal dimulai dan diakhiri dengan makan Duren bareng-bareng.

Keesokan harinya, Rabu tanggal 10 Juni 2015, sekitar pukul 8.00 wib rombongan meluncur ke Gedung Radar untuk bertemu secara resmi dengan Pak DM Airnav TNJ sekaligus sebagian berpamitan karena harus berdinas di Batam. Sebagian yang lain melanjutkan kegiatan dengan Job Visit ke ATS Unit Airnav Distrik TNJ.

Yuk kita liat poto-potonya...

Acara dibuka dengan pemberian seragam oleh Pak DM Airnav TNJ
Dilanjutkan dengan pertukaran cinderamata
Poto-poto dulu...
Seharusnya mereka di Singapore, ikut Sea Games
Kunjungan ke Distrik TNJ
Pak DM Distrik TNJ memberi sambutan
Adik-adik ATC OJT memperhatikan dengan seksama
Poto dulu biar sah
Bareng adik-adik ATC OJT
Job Visit ke Raja Tower
Taruna 'Gegana' Gelisah Galau Merana... xixixi...
Diakhiri dengan makan siang bareng
Banyak hal positif yang bisa diambil dari kegiatan ini. Terjalinnya tali silaturrahmi yang semakin erat dan meningkatkan hubungan kerja yang profesional untuk meningkatkan pelayanan Navigasi Penerbangan dan Keselamatan penerbangan.

Tuesday, June 9, 2015

VFR Night Flight

Beberapa kawan dan bahkan pejabat banyak bertanya kepada ane tentang perijinan VFR Night Flight untuk Flying School yang beroperasi di Bandara RHF. Secara Bandara RHF beberapa bulan terakhir selalu diramaikan dengan kegiatan Latihan Terbang Malam (VFR Night Flight).

Ada beberapa hal yang dilakukan oleh Airnav TNJ sebelum memberikan rekomendasi untuk Flying School melaksanakan VFR Night Flight. Yang pertama ya bikin SOP (Standard Operasional Procedure), trus berkoordinasi dengan Pengelola Bandara RHF yang dalam hal ini adalah Angkasa Pura II mengenai kesiapan Bandara termasuk personil dan fasilitasnya.

Sebelum VFR Night Flight terlaksana di Bandara RHF, Angkasa Pura II selaku tuan rumah memfasilitasi pertemuan antara DJU (Direktorat Jenderal Perhubungan Udara), Airnav TNJ, dan Flying School. Pada pertemuan itu, DJU memberikan arahan kepada semua pihak yang terlibat tentang apa-apa yang harus dilakukan.

Persiapan yg dilakukan oleh Airnav TNJ adalah memasukkan prosedur VFR Night Flight ke dalam SOP Trainning Area. Setelah itu dilakukan sosialisasi SOP kepada personil ATS dan juga kepada Flying School. Jadi sebelum pelaksanaan VFR Night Flight, diharapkan personil ATC, Instruktur dan siswa penerbang sudah memahami prosedur yang ada.

Setelah semua siap, Flying School mengirimkan surat permohonan rekomendasi VFR Night Flight kepada Angkasa Pura II Bandara RHF dan Airnav TNJ. Kedua instansi tersebut kemudian membalas surat tersebut dengan Rekomendasi VFR Night Flight. Rekomendasi VFR Night Flight dari Angkasa Pura II Bandara RHF dan Airnav TNJ dibawa oleh Flying School kepada DJU sebagai salah satu syarat untuk DJU memberikan Ijin Terbang Malam (Waiver VFR Night Flight). Waiver VFR Night Flight ditandatangani oleh Pak Dirjen Perhubungan Udara dan menjadi dasar Flying School melaksanakan VFR Night Flight.

Jadi, Airnav TNJ dan Angkasa Pura II Bandara RHF hanya sebatas memberikan rekomendasi, bukan ijin. Yg kasi ijin itu adalah DJU, namun Rekomendasi dari Airnav TNJ dan Angkasa Pura II Bandara RHF adalah syarat dari ijin DJU untuk keluarnya Waiver VFR Night Flight. Lha rekomendasi itu harus lengkap, maksudnya dua-duanya harus ada, kalo kurang satu, DJU gak bakal keluarin Waiver VFR Night Flight. Karena bisa aja Airnav TNJ kasi rekomendasi namun Bandara RHF gak kasi lantaran ada kegiatan perbaikan atawa perawatan fasilitas (misalnya).

Mengutip kalimat yang tertulis di Waiver VFR Night Flight :
  1. VFR Night Flight berlaku untuk 30 (tiga puluh) hari;
  2. Pelaksanaan VFR Night Flight diatur dalam CASR Part 91 dan CASR Part 170;
  3. VFR Night Flight hanya diberikan untuk terbang di wilayah sekitar Bandara (vicinity of aerodrome) dan mengikuti aturan yang telah disepakati bersama terkait prosedur dan slot time pada Bandara tersebut;
  4. Siswa penerbang wajib didampingi oleh Instruktur on duty untuk memantau kondisi cuaca dan bertanggung jawab terhadap kegiatan dimaksud;
  5. Lembaga Pendidikan Penerbang agar melaporkan kepada Direktur Jenderal Perhubungan Udara cq Direktur Navigasi Penerbangan hasil pelaksanaan kegiatan dimaksud.
Pelaksanaan VFR Night Flight dilaporkan setiap bulannya oleh Airnav TNJ kepada Kantor Pusat untuk diteruskan kepada DJU. Evaluasi terhadap SOP juga dilakukan untuk meningkatkan pelayanan navigasi penerbangan dan keselamatan penerbangan.


Sunday, June 7, 2015

Penandatanganan Kesepakatan Bersama (Airnav TNJ dengan Kantor Sar TNJ dan Airnav TNJ dengan Stasiun Meteorologi Bandara RHF)

Tanggal 1 Juni 2015, hari Senin, Ruang Rapat Airnav TNJ sudah rapi, suhu AC 18 derajat, kue2 sudah siap, Kopi Susu juga sudah terhidang di Ruangan. Sesuatu spesial akan terjadi hari itu. Tak lama datanglah mobil dinas Kepala Kantor SAR Tanjungpinang. Pak Kepala Kantor turun dari mobil ditemani dengan stafnya. Eh, gak lama kemudian mobil dinas Kepala Stasiun Meteorologi Bandara RHF juga datang. Pak Kasmet dan pasukan keluar mobil sembari memberikan senyuman dan salam.

Selamat datang bapak-bapak sekalian di Gedung Radar Airnav TNJ dalam acara ‘Penandatanganan Kesepakatan Bersama Airnav TNJ dengan Kantor SAR TNJ dan Airnav TNJ dengan Stasiun Meteorologi Bandara RHF’. Kegiatan hari itu sudah dipersiapkan jauh-jauh hari sebelumnya. Tim LOA masing-masing instansi sudah berkoordinasi dalam merumuskan ‘Kesepakatan Bersama’ tersebut.

Kebetulan ane yang jadi ‘Event Organizer’ acara tersebut. Emang susah ngumpulin bapak-bapak pejabat. Yang satu bisa, eh yang lain gak bisa. Giliran yang satu lagi bisa, eh yang dua gak bisa. Sampailah diputuskan tanggal 1 Juni 2015 (alhamdulillah bapak-bapak itu bisa semua) kegiatan tersebut dilaksanakan.

Acara diawali dengan sambutan dari District Manager Airnav TNJ, kemudian disambung sambutan dari Kepala Kantor SAR TNJ dan Kepala Stasiun Meteorologi Bandara RHF. Kemudian dilanjutkan dengan sedikit paparan dari ATS Ops JM Airnav TNJ tentang Airnav Indonesia dan TNJ. Acara berlangsung sengan suasana yang santai sesuai dengan permintaan bapak-bapak pejabat tersebut. Dan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama.

Acara disambung dengan ramah tamah sembari menikmati Kopi Susu dan makanan kecil yang telah disiapkan oleh panitia. Banyak manfaat yang bisa diambil dari kegiatan ini antara lain terpenuhinya prosedur keselamatan masing-masing instansi dan tentunya tali silaturrahmi yang terjalin erat. Semoga kegiatan ini menjadi penyemangat kita untuk terus bekerja membarikan pelayanan terbaik terhadap keselamatan penerbangan.

Persiapan Kegiatan
Sedang memperhatikan paparan dari ATS Ops JM
Serius tapi santai
Bos2 blm makan, anak buah jg gak berani makan duluan :p
Persiapan Penandatanganan Kesepakatan Bersama
Bapak2 itu sudah siap
Dan Kesepakatan Bersama pun ditandatangani
Salaman...
Pak DM dan Pak Kakan SAR TNJ
Pak DM dan Pak Kasmet
Bos2 poto di depan gedung Radar
Horeeeee... kita diajak poto juga...

Latihan Penanggulangan Keadaan Darurat di Bandara RHF 2015

Ini adalah kegiatan rutin dua tahunan, Latihan Penanggulangan Keadaan Darurat atau biasa kita sebut Latihan PKD. Sebenarnya Latihan PKD dilaksanakan setiap tahun, namun untuk skala besar dilaksanakan setiap dua tahun sekali.

Nah, tahun 2015 adalah jadualnya Bandara RHF melaksanakan Latihan PKD skala besar. Melibatkan banyak unsur pendukung yg dalam hal ini adalah SAR, TNI, Rumah Sakit, Pemadam Kebakaran milik Pemda, dan tidak lupa Airnav Indonesia. Persiapan latihan sudah dilaksanakan jauh2 hari sebelum hari H, supaya latihan berjalan dengan sistematis dan lancar.

Adalah tanggal 21 Mei 2015 kegiatan Latihan PKD Bandara RHF dilaksanakan. Airnav Indonesia Distrik Tanjungpinang dilibatkan sebagai pembuat skenario. Termasuk juga dalam penerbitan NOTAM kegiatan dan pada saat kegiatannya juga terlibat langsung dari unsur ATC di Tower.

Banyak pelajaran yg dapat kita ambil dari kegiatan Latihan PKD ini. Kedalamnya, masing2 instansi yang terlibat dapat melatih personilnya dalam menghadapi keadaan darurat. Keluar, adalah melatih personil dan termasuk pejabat untuk saling berkoordinasi memberi informasi dan bantuan dalam menghadapi keadaan darurat. Dan ada satu lagi sodara-sodara, Latihan PKD juga merupakan ajang silaturrahmi antar instansi khususnya yang punya hubungan langsung dengan Bandara RHF. Lha untuk Airnav Indonesia Distrik Tanjungpinang, kegiatan ini juga sebagai ajang mempromosikan diri. Kan Airnav Indonesia adalah instansi baru, belum banyak yang kenal.

Kegiatan Latihan PKD berlangsung dengan lancar. Cuaca mendukung, fasilitas juga mendukung, personil dari setiap unsur bekerja dengan maksimal. Diskenariokan, Camar Air, pesawat yang terbang dari Jakarta ke Tanjungpinang mengalami masalah dengan salah satu mesinnya. Pilot menyatakan emergency dan petugas  ATC di Tower segera menindaklanjutinya dan berkoordinasi dengan unit-unit terkait. Semua dilaksanakan sesuai dengan prosedur darurat yang ada dalam SOP dan juga Aerodrome Emergency Plan.

Pesawat Camar Air mendarat dan tergelincir di sisi kanan ujung runway 22 (ujung runway 22 tuh di area threshold runway 04/ kita satukan persepsi). Mesin pesawat terbakan dan petugas Pemadam Kebakaran Bandara RHF segera melakukan penyelamatan. Semua unsur kegiatan bekerja bahu membahu menyelamatkan korban dan juga menjaga lokasi kecelakaan agar tidak dimasuki oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Semua bekerja sesuai dengan fungsinya masing-masing.

Kegiatan selesai, dan setelah runway dan semua fasilitas siap, Bandara RHF beroperasi kembali seperti sedia kala.  Selesai kegiatan diadakan evaluasi dan disitu masukan dan saran disampaikan oleh para utusan instansi untuk perbaikan dimasa mendatang.

Menurut ane, kegiatan Latihan PKD kali ini adalah yang terbaik yang pernah dilaksanakan di Bandara RHF. Semoga Latihan PKD ini bisa memberi pelajaran positif untuk kebaikan dan kemajuan dunia peerbangan khususnya Bandara RHF.

Mohon ma'af, ane gak sempet ambil poto2nya, tapi alhamdulillah dapet dikit, minta sama Bro "Ditho", anggota BMKG Bandara RHF (Ijin Bro, poto2nya ane share dikit)...

Juragan 'alexader soewondo' lagi ngobrol2 sama Juragan Perkasa Flying School
Disambut dengan 'Tarian Selamat Datang' oleh adik2 kita dari Sanggar Tari Sanggam 
Bapak2 Pejabat Instansi undangan
Pak Ufnizar selaku Plt GM Bandara RHF sekaligus Ketua Panitia Latihan memberikan sambutan
Pesawat Camar Air yang mengalami musibah
Petugas Pemadam Kebakaran Bandara RHF

Pendaratan Pertama di Pulau Bintan

Mencoba mengenang kembali kisah dua puluh tahun yang lalu, saat dimana ane dan seorang teman berangkat meninggalkan Jakarta menuju ke Pulau ...